PERJUANGAN PAK GURU (Berenang di Lautan Demi Mencerdaskan Siswa)



Berenang di Lautan Demi Mencerdaskan Murid
Berenang di Lautan Demi Mencerdaskan Murid


"PERJUANGAN PAK GURU"

Sebuah pemandangan yang tentu tidak biasa bagi kita, menyaksikan seorang guru harus berenang di lautan untuk mengajar menemui murid- muridnya.

Tapi.. begitulah adanya.. Simak kisah nyata berikut ini, dan siapkan tisu untuk menyeka air mata anda.

-------

Dalam sebuah perjalanan laut di Nusa Tenggara Timur, seorang Bapak meminta izin menumpang perahu yang sengaja kami sewa. Tentu saja kami tidak keberatan dan mempersilahkan beliau menumpang.

Hingga perahu kami mendekat ke suatu pantai, sang Bapak mohon diri untuk turun dan mempersilahkan kami melanjutkan perjalanan.

Beliau pun berenang ke tepi pantai yang jaraknya masih jauh sambil berusaha mengangkat tasnya ke atas agar tidak basah.

Kami baru menyadari, tidak banyak bahkan sangat jarang di daerah kepulauan ini dimana mayoritas penduduknya adalah nelayan yang memiliki tas seperti yang beliau bawa.

Kami bertanya- tanya.. siapakah beliau? 

"Bapak itu guru.. pulang mengajar" kata seseorang di sebelahku".

-------

Kisah nyata diatas ditulis oleh seseorang diakun @lambe_turah kemarin.

Bahkan akun tersebut juga memposting video perjuangan seorang guru di Nusa Tenggara Timur tersebut sehingga membuat para pembaca terharu bahkan hingga meneteskan air mata.

Hidup di pulau terpencil dan jauh dari fasilitas serta sarana yang layak, membuat seorang guru di Nusa Tenggara Timur terpaksa harus berenang di lautan.

Setiap harinya, bapak guru tersebut harus mempertaruhkan nyawanya menghadapi ganasnya ombak dan derasnya arus laut hanya demi bisa sampai ke sekolah tempatnya mengajar.

Ketiadaan biaya dan minimnya sarana transportasi membuatnya harus berjuang mati-matian.

Saya sebagai orang yang pernah merasakan diajar oleh Guru di sekolah sungguh ikut merasakan keedihan itu, semoga bapak guru tersebut selalu sehat, makin baik kondisinya, dan Allah membalas semua perjuangannya dalam mencerdaskan anak bangsa.





Ditulis Oleh : Penilai Artikel Hari: 09.19 Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...